Frame Psikologi

Frame Psikologi

Memuat...

Logo
Tanya Apapun Gratis

Tanya Psikolog

Tanya Apapun Mengenai Permasalahan Psikologis, Kesehatan Mental atau Perkembangan Psikologismu, Psikolog Frame Psikologi Siap Membantu, Gratis.

4 Diskusi Tersedia

Menampilkan diskusi pada kategori yang dipilih

Kesehatan Mental Umum Anonim

Kenapa Susah Bangun Padahal Sudah Tidur Cukup ?

Alarm udah bunyi berkali-kali, tidur sebenarnya sudah cukup, tapi badan masih rasanya ‘nggak mau diajak kerja sama’. Begitu bangun pun rasanya berat banget buat mulai aktivitas. Kenapa bisa seperti ini?

27 2 minggu yang lalu
Digi Alamsyah, S.Psi., M.Psi. • Psikolog
Jangan buru-buru menyebut diri sendiri malas, ya. Bisa jadi, bukan hanya tubuh yang lelah, tetapi pikiran juga sedang kehabisan energi.

Tekanan pekerjaan, masalah pribadi, stres, atau emosi yang terus dipendam bisa membuat kita mengalami kelelahan mental (mental fatigue). Akibatnya, aktivitas sederhana seperti bangun tidur pun terasa begitu berat.

Lalu, apa yang harus dilakukan ?

Coba mulai dengan mengenali apa yang sebenarnya sedang kamu rasakan. Apakah hanya kurang istirahat, sedang banyak pikiran, atau ada beban emosional yang belum terselesaikan?

Kalau kondisi ini terus berulang dan mulai mengganggu aktivitas, kamu nggak harus menghadapinya sendirian.

Di Frame Psikologi, kamu bisa bercerita, mengenali kondisi psikologismu, dan mendapatkan pendampingan bersama psikolog profesional.

Karena terkadang, yang kita butuhkan bukan sekadar tidur lebih lama, tetapi juga ruang untuk beristirahat secara emosional.
Kesehatan Mental Umum Anonim

Seputar stres

Saya tidak merasa mengalami gangguan mental, tetapi akhir-akhir ini banyak hal yang membuat saya bingung, stres, dan sulit mengambil keputusan. Apakah saya tetap perlu berkonsultasi dengan psikolog, atau sebaiknya menunggu sampai masalah yang saya alami menjadi lebih berat?

28 3 minggu yang lalu
Aisyah Bunga Septiani, M.Psi., Psikolog • Psikolog
Selamat malam. Sebenarnya, untuk mendiagnosa seseorang mengalami gangguan mental perlu asesmen mendalam karena kata "gangguan"  itu sendiri sudah menunjukkan bahwa kondisi tersebut sudah diluar batas normal. Hanya karena seseorang mengalami kesedihan atau stres tidak selalu diartikan bahwa kondisi tersebut gangguan mental. Namun, memang umumnya banyak orang yang menganggap kondisi-kondisi tersebut sebagai gangguan mental. Jadi saya memahami kekhawatiran dan konfirmasi Mas/Mbak yang mengatakan ''Saya tidak merasa mengalami gangguan mental" hehe.

Pada dasarnya mengalami stres dan kebingungan sehingga sulit mengambil keputusan adalah hal yang umum terjadi pada setiap manusia, karena masalah sering muncul bahkan ketika kita tidak membuat masalah alias ''masalah karena faktor eksternal''. Namun, jika stres atau kondisi-kondisi tersebut sangat tidak nyaman dan mengganggu keseharian Mas/Mbak, maka meminta bantuan profesional juga dapat menjadi rekomendasi. Pada dasarnya, tenaga profesional seperti psikolog tidak hanya dapat membantu klien memvalidasi perasaan atau memotivasi, tapi juga membantu menguraikan benang kusut dikepala klien, agar ia mampu melihat masalahnya dengan lebih jelas, terarah dan menemukan solusi atas apa yang sedang dihadapi. 

Lalu pertanyaan terakhir, menunggu masalah menjadi lebih berat adalah keputusan yang kurang disarankan. Saat ini  mungkin Mas/Mbak sudah merasa tidak nyaman atas kondisi tersebut, bila masalah akan semakin besar maka perasaan ketidaknyamanan atau resiko lainnya bisa lebih besar. Namun keputusan menunggu hingga masalah lebih besar atau segera diselesaikan, tetap berada ditangan setiap orang termasuk Mas/Mbak. Hanya saja harus tetap mempertimbangan jika menunggu dulu hingga masalah semakin besar, apakah sudah siap menghadapi setiap resikonya. 
Semoga membantu.


Kesehatan Mental Umum Anonim

Dinamika Hubungan

Apakah sering bertengkar selalu berarti hubungan kita tidak sehat? Atau justru yang perlu diperhatikan adalah bagaimana konflik terjadi, bagaimana pasangan menyelesaikannya, dan dampaknya terhadap kondisi psikologis masing-masing?

29 3 minggu yang lalu
Aisyah Bunga Septiani, M.Psi., Psikolog • Psikolog
Selamat malam. Untuk pertanyaan pertama, tergantung seberapa sering dan besar pertengkaran itu terjadi. Pada dasarnya pertengkaran/konflik dalam sebuah hubungan adalah hal yang normal. Namun, jika pertengkaran sudah menjadi sering dan besar, maka kondisi tersebut sudah tidak lagi dianggap ''baik-baik saja''. Sehingga penting untuk mencari tau penyebab pertengkaran tersebut agar bisa segera mencari solusinya.

Untuk pertanyaan kedua, tentu cara pasangan menyelesaikan pertengkaran juga penting. Seperti yang disampaikan sebelumnya, pertengkaran dalam hubungan adalah hal yang normal, karena setiap orang tidak memiliki pandangan yang sama terhadap semua hal. Ada kalanya hal yang dianggap ''biasa'' atau ''bukan apa-apa'' oleh kita, ternyata hal yang menyakitkan untuk pasangan dan begitupun sebaliknya. 

Lalu, cara kita/pasangan menyelesaikan konflik juga akan mempengaruhi kondisi psikologis untuk salah satu atau kedua belah pihak. Misalnya jika kita hanya meminta maaf tanpa ada perubahan perilaku (pada perilaku yang dipermasalahkan pasangan) atau hanya fokus membela diri bahwa kita ''nggak bermaksud untuk melukai'' , hal-hal seperti itu bisa membuat pasangan kecewa, tidak dipahami, tidak dihargai dan lain sebagainya. Maka, penting untuk menyelesaikan konflik dengan tepat menyesuaikan dengan jenis konflik apa yang sedang dihadapi Mas/Mbak saat ini. 
Semoga membantu.
Kesehatan Mental Umum Anonim

Hubungan Kesehatan Fisik dan Kesehatan Mental

Apakah kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik? Mengapa keduanya tidak dapat dipisahkan dalam menjaga kualitas hidup seseorang, dan bagaimana kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, atau tekanan emosional dapat memengaruhi kesehatan fisik serta aktivitas sehari-hari? Selain itu, apa yang dapat dilakukan seseorang untuk mulai lebih peduli terhadap kesehatan mentalnya?

30 3 minggu yang lalu
Rizqia Nur Amalia Sari, M.Psi., Psikolog • Psikolog
Keduanya saling berpengaruh dan sama pentingnya dalam hidup kita sebagai individu ya. Ketika kita merasa cemas, pikiran dan tubuh kita pun bereaksi loh sehingga jadi sulit tidur, mudah lelah, sulit konsentrasi, atau ada keluhan fisik tertentu. Hal ini juga akhirnya mempengaruhi kondisi emosional kita. Menjaga kesehatan mental kita bisa dimulai dari hal kecil terlebih dahulu. Bisa dari belajar mengenali apa yang sedang dirasakan, memberi waktu untuk istirahat, menjaga pola tidur dan aktivitas, bercerita dengan orang yang dipercaya, dan mencari bantuan profesional ketika sudah mulai mengganggu keseharian. 


Punya Pertanyaan Lain?

Konsultasi langsung dengan psikolog profesional kami secara rahasia dan nyaman.

Mulai Konsultasi